... Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri... (Q.S. Ar-Ra'd, 13:11)
Jika ingin mengubah masyarakat, kita tidak bisa berharap agar ada orang lain yang mau berbaik hati melakukan perubahan. Harus kita sendiri yang memulai untuk berubah, selangkah demi selangkah. Mulai dari akarnya, ilmunya, lalu tindakan, baru kalau sudah matang sekitar kita.
Mulai kokohkan diri sendiri dahulu sebelum orang lain. Kalau kita belum kokoh, hanya akan menambah kerusakan. Pelan-pelan saja, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Lalu berkembang ke keluarga, teman, masyarakat, dan mungkin lebih besar lagi.
Yes, this need time, but, memang tidak ada yang instant dalam hidup itu.
Ketika kita bergerak dan berjuang, bisa jadi kita kecewa dan sakit tetapi peluang untuk sukses dan berhasil tetap terbuka. Selama kita tidak menyerah dan bertawakkal, insyaAllah kita bisa mencapai tujuan kita.
Kalau kita berhenti berjuang, mungkin kita aman dari rasa sakit. Tapi kita tidak akan berkembang, dan seluruh peluang untuk lebih baik menjadi tertutup.
Dan itu semua, butuh usaha nyata. Sebanyak apapun kata-kata motivasi yang kita dengar, inspirasi yang kita lihat, tidak akan ada artinya kalau kita tidak menerapkannya.
Pada akhirnya, bentuk usaha yang termurni adalah dengan mematangkan diri kita dahulu.